Fakta

Larangan Merokok Saat Berkendara! Sanksi Yang Diberikan Tidak Main-Main

Larangan Merokok Saat Berkendara! Sanksi Yang Diberikan Tidak Main-Main – UniKu.net

Larangan Merokok Saat Berkendara! Sanksi Yang Diberikan Tidak Main-Main

Kebijakan baru telah dikeluarkan belum lama ini oleh Polda Metro Jaya tentang pengendara yang kedapatan membawa motor atau mobil sambil merokok atau mendengarkan musik.

Pengumuman ini pertama kali di post pada akun instagram resmi @polantasindonesia, yang diunggah pada tanggal 1 maret 2018. Pada postingan tersebut terdapat foto pengendara yang sedang asik merokok sambil mengendarai sepeda motornya.

Pada postingan itu juga dituliskan “ sudah kronis, banyak sekali pengendara indonesia yang melanggar peraturan ketika di jalan raya dan itu dianggap biasa. Salah satu kebiasaan buruk yang kerap ditemui yakni merokok sambil berkendara, entah mobil atau motor.”

Alasan Polda Metro Jaya memberlakukan kebijakan ini adalah hal tersebut bisa mengganggu konsentrasi kalian saat berkendara, yang bisa saja mengakibatkan dan berujung terjadinya kecelakaan

Larangan Merokok Saat Berkendara! Sanksi Yang Diberikan Tidak Main-Main

Pengendara yang kedapatan melanggar kebijakan ini akan di tindak dan ancaman hukuman yang diberikan adalah denda uang sebesar Rp.750.000 dan ancaman hukuman penjara selama 3 bulan. Sanksi itu juga tertulis pada postingan instagram polantas indonesia.

AKBP Budiyanto selaku Kasubdit BinGakkum Direktorat lalu Lintas Polda Metro Jaya mengatakan semua kembali kepada masyarakannya sendiri.

“Bagaimana dengan yang merokok dan mendengarkan radio? Silakan masyarakat menilai kegiatan tersebut mengganggu konsentrasi atau tidak?” kata Budiyanto, Jumat (2/3/2018), di Jakarta.

Kelalaian saat mengemudi, lanjutnya, bisa menjadi pemicu kecelakaan. Hal ini tercantum dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Larangan Merokok Saat Berkendara! Sanksi Yang Diberikan Tidak Main-Main

“Sebagai contoh dalam Pasal 106 ayat 1, setiap pengendara kendaraan bermotor wajib berlaku wajar dan penuh konsentrasi. Penuh konsentrasi adalah penuh perhatian dalam arti tidak boleh melakukan kegiatan atau dipengaruhi oleh situasi yang dapat menurunkan tingkat konsentrasi. Misalnya capai, lelah, ngantuk, gunakan handphone, terpengaruh alkohol, narkotika dan lain-lain,” dia menjelaskan.

Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan, wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Itulah informasi yang saya lansir dari liputan6.com. Kebijakan diberlakukan buka semata-mata untuk membatasi kebebasan masyarakan, akan tetapi demi kebaikan masyarakatnya sendiri. Dan tinggal bagaimana kita menyikapinya. Saran saya sih tinggal patuhi saja toh nggak akan merugikan kita. Semoga bermanfaat, terimakasih.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

UniKu.net - Yang Unik Memang Asyik, kumpulan informasi dan berita unik, menarik, kabar viral, gosip, fakta, hiburan, teknologi, gaya hidup, kesehatan. Disajikan berdasarkan sumber yang relevan.

© 2016 UniKu.net. All Right Reserved

To Top