Aneh

Mengerikan, 5 Pembunuhan Sadis Menggunakan Palu

UniKu.net – Mengerikan, 5 Pembunuhan Sadis Menggunakan Palu

Pembunuhan merupakan suatu tindak kejahatan yang menghilangkan nyawa seseorang, aksi kejahatan ini sangat tidak manusiawi dan tidak pantas dilakukan. Banyak tragedi pembunuhan dengan berbagai cara, salah satu pembunuhan yang cukup mengerikan yaitu dengan menggunakan palu atau yang biasa disebut “Hammer Crime”.

Berdasarkan statistik FBI, di Amerika tercatat bahwa lebih banyak orang terbunuh dengan Palu dari pada Senapan.

Berikut ini 5 Pembunuh Terkeji Menggunakan Palu.

1. Antonio Medina (Memalu Pacarnya Sendiri)

pembunuh palu

Pada tahun 2015 silam Di daerah Los Angeles seorang pria berusia 28 tahun berhasil dibekuk aparat setempat setelah ia diduga membunuh wanita berusia 21 tahun yang merupakan pacarnya sendiri.

Kassandra Ochoa (21), dipukuli sampai mati dengan palu di garasi rumah kosong di daerah Los Angeles. Pelaku sendiri bernama Antonio Medina (28), yang tidak lain merupakan kekasihnya sendiri. Warga setempat sontak digegerkan dengan kejadian keji ini.

Menurut saksi mengungkapkan bahwa saat itu terlihat tersangka sedang bersitegang dengan korban sebelum korban ditemukan bersimbah darah pada kepalanya. Mereka juga melihat tersangka pergi meninggalkan lokasi. Tersangka tercatat pernah masuk penjara sebelumnya karena kasus pencurian mobil, dan kali ini Dia harus kembali mendekam untuk mempertanggung jawabkan aksi kejamnya itu.

2. Pembunuhan Berdarah di Los Feliz Mansion

Pembunuhan berdarah di los feliz mansion

Los Feliz mansion merupakan salah satu kediaman yang paling terkenal di Los Angeles yang sudah tidak dihuni sejak tahun 1950-an karena tragedi kematian di rumah tersebut.

Pada tanggal 6 Desember 1959, Dr Harold Perelson membunuh istrinya dengan palu dan dengan kejam memukuli putrinya yang berusia 18 tahun hingga tewas kemudian Dia bunuh diri dengan meminum obat dengan dosis melebihi batas. Banyak isu yang beredar bahwa motif yang mendasari perbuatannya itu adalah faktor ekonomi dan kelainan jiwa.

Pada tahun 1994, Rudy Enriquez mewarisi Los Feliz mansion dari orang tuanya, Emily dan Julian Enriquez, yang telah membeli rumah itu setahun setelah kejadian pembunuhan dan digunakan sebagai gudang penyimpanan. Kondisi mansion saat ini masih tetap persis sama seperti yang terjadi pada malam pembunuhan berdarah 50 tahun yang lalu.

3. Macias Bersaudara

pembunuhan keji menggunakan palu

Pada tahun 2015, Macias bersaudara ditangkap dan dituntut atas pembunuhan tetangga mereka sendiri menggunakan palu di unincorporated West Valinda, California. Jaksa menyatakan bahwa Jonathan Macias (23) dan saudaranya Flavio Macias Jr (28) bersalah karena menyerang tetangganya yang bernama Luis Segura (44). Korban meninggal setelah mendapat luka serius akibat pukulan benda tumpul secara bertubi – tubi. Flavio diancam hukman 28 tahun penjara, semantara Jonathan diancam hukuman maksimal 25 tahun.

Istri korban mengatakan kepada detektif bahwa ia melihat tersangka mencoba untuk menyeret suaminya. Dia menelepon 911, dan tersangka melarikan diri. Ketika pihak berwanang tiba mereka segera melakukan pengejaran tersangka dibantu dengan anjing pelacak.

4. Hammer Hitmen

Pembunuhan keji hammer hitmen

Pada bulan Juni tahun 2015, Dr Teresa Sievers (46) dibunuh di dapur rumahnya di Bonita Springs, Florida. Palu berlumuran darah dan rambut ditemukan di samping dokter cantik itu. Kejaksaan menuduh bahwa Wright dan Rodgers sebagai tersangka menyergap Dr. Sievers ketika dia pulang dari reuni keluarga di Connecticut. Wright mengaku bersalah atas pembunuhan ini dan di vonis hukuman 25 tahun penjara.

Pihak berwenang menangkap tersangka Sievers (suami korban) dan menuduhnya dengan pembunuhan berencana kepada istrinya sendiri. Jaksa mengatakan bahwa motif tersangka utama adalah uang yang ada pada asuransi jiwa Dr. Sievers sebesar $ 4.430.000 di namanya.

5. Pembunuhan Greenville Quadruple

Pembunuhan Greenville Quadruple

Dibon Toone (39) dituntut atas pembunuhan seorang ibu dan kedua putrinya pada 2016. Menurut hasil otopsi korban meninggal karena “serangan benda tumpul pada kepala”. Penegakan hukum meyakini bahwa palu adalah senjata yang digunakan pelaku.

Tersangka dan korban Garlette Howard (32) adalah pasangan suami istri. Dua korban termuda, Ayona (7), dan Mayona (6) merupakan anak dari tersangka. Mayat para korban ditemukan di Greenville.

Pihak berwajib berhasil menangkap Tersangka di Richmond empat jam setelah tubuh korban ditemukan dan segera menggiringnya ke kantor polisi terdekat.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

UniKu.net - Yang Unik Memang Asyik, kumpulan informasi dan berita unik, menarik, kabar viral, gosip, fakta, hiburan, teknologi, gaya hidup, kesehatan. Disajikan berdasarkan sumber yang relevan.

© 2016 UniKu.net. All Right Reserved

To Top